Tuesday, November 5, 2013

just remember

lama banget engga typing blog,udah hampir berapa bulan engga pernah disentuh lagi.dan baru sempet sekarang :)

banyak banget cerita yang mau di share, mulai dari kuliah, temen, sampe cinta. hhaha, tapi yang paling menarik dibahas emang cinta.

masih tetep disamping dia, masih sama juga keadaannya..
tapi jauh lebih baik mungkin keadaannya, ya walaupun sedikit.
rutinitas keseharian sama dia juga masih sama, masih berantem, masih rebutan chanel tv, masih suka ribut soal menu makanan, masih normal semuanya. mungkin yang engga sedikit engga normal adalah ketika percakapan berapa hari yang lalu pas lagi liat acara ftv (lagi adegan pernikahan) :
"ih cantik masa,kita kapan nikah ya?"
"*ngeliat kearah gua* au kapan"
"buruan makannya lulus kuliah"
"iya 5 tahun lagi kita nikah"
"hah? hahahah"
"ketawa lagi"
"serius?"
"iya insyaAllah lah"
"amin"

rada absurd sebenernya percakapan tadi,cuma bikin hati tenang aja kalo inget itu..

at least, kalo jodoh pasti 5 tahun lagi kita udah keiket ijab qobul.

Sunday, July 14, 2013

pulanglah..

Bahkan ketika kamu tetap mengacuhkan segala usahaku.
aku tetap menantimu dan menunggumu pulang..

Saturday, July 13, 2013

yang tertunda :')

3 hari bersama dia,ada disetiap harinya,disetiap kegiatannya.yang  sekarang harus hilang (lagi),tersisa hanya bayangannya. masih lekat di ingatan semua detail kejadian 3 hari kemarin,mulai dari sikap manisnya,sikap manjanya dan sikap perhatiannya. sungguh menajubkan,bahkan aku tidak pernah membayangkan hal itu sama sekali sebelumnya. dia,lelaki yang pernah membuat aku berdecak kagum karna sikap setia dan tulus nya terhadap seseorang wanita. entah harus seperti apa aku menggambarkan sosok nya,dia lelaki yang aku kenal paras dan lekuk wajahnya,lelaki yang membuat aku jatuh cinta karna kejujurannya. 3hari saja bersamanya membuat uring-uringanku kembali merajalela disetiap malam. kamu tau? dulu aku sudah pernah berjanji untuk tidak akan pernah perduli lagi kepadamu,tapi tidak untuk kemarin. aku jatuh cinta kembali kepadanya untuk yang kedua kalinya dan untuk yang kedua kalinya pula aku harus mengikhlaskan dia kembali pergi.

"datanglah kembali kepadaku dan berjanji untuk setia disampingku"

-fikhapratikta-

terlalu bodoh? atau tulus?

bodoh?mungkin.ini bukan tentang duniaku,tapi tentang dunia mereka.ya mereka para wanita sahabatku. aku suka heran dengan mereka,mereka selalu bercerita tentang seseorang yang jelas jelas tidak terlalu perduli dan tidak pernah memberi kepastian. mereka bertahan untuk seseorang tersebut. mungkin sudah lama mereka bertahan untuk itu dan sudah dapat ditebak hasilnya,sama sekali tidak ada perubahan. sekali lagi aku heran dibuatnya,mereka bilang "tak apa bertahan sendiri,mungkin nanti dia akan berubah dan sadar dengan sendirinya". hebat bukan para wanita ini? bertahan sendiri dengan menahan keegoisan diri.

lalu apa ini yang dinamakan tulus?jika jawabannya iya,aku tidak sependapat.aku tetap menamakan hal ini kebodohan.
apa dengan rasa sakit dan memupuk kebencian lalu mengasihani diri sendiri itu lebih mudah untuk mundur dari kata bertahan?

-fikhapratikta-

4bulan setelah hilang kabar

aneh rasanya harus menangisi kepergian seseorang yang jelas-jelas tidak lagi perduli. aku rasa hanya aku yang merasa kehilangan seperti ini,hanya aku yang merasa hampa disetiap harinya,dan hanya aku yang masih menangisi keadaan,sementara kamu? hanya diam tanpa kata dan kabar. kurang lebih sudah 4 bulan berlalu setelah keputusanmu untuk pergi dan aku masih menantimu.bodoh bukan?mungkin.

apa kabar kamu disana sayang? kapan pulang?

-fikhapratikta-

Thursday, June 6, 2013

ngablu :<

haha .. tetiba kepikiran quote kayak gini
"sama kok panggilannya 'bun' cuma bedanya dia 'pacar' kamu,kalo aku 'mantan' kamu"
#bedatipis#tapinyesek
hahaha..

-fikhapratikta-

Wednesday, June 5, 2013

dengarkan

ketika harus menghadapi kenyataan yang engga mau di jalanin itu berat rasanya.
sama kayak sekarang,berat rasanya harus liat kamu berpasangan dengan seseorang yang aku kenal juga paras nya.

kalau dipikir pikir, enak ya menjadi kamu..
pergi dengan sesuka hati
memaki dengan sesuka hati

ketika jatuh ada yang lain menjadi pegangan kamu.

sedangkan aku?

masih tetap terpaku pada tempat yang sama,
masih tetap mencoba berdiri,
masih tetap berharap,

padahal aku tau, tidak akan kembali
walaupun aku merapal namamu setiap hari,
walaupun aku berbisik tentang kamu,
akan tetap sama tidak akan kembali untuk ku :(

-fikhapratikta-